drop down

Saturday, September 21, 2013

Muslim we are brother to other

https://www.facebook.com/nugy.go

Islam berdiri dengan kokoh dan tak akan pernah lekang dalam peradaban yang silih berganti, hanya orang-orang yang mengusungnya lah yang akan menjadikan islam itu jauh melesat atau jatuh tertindas. Banyak beranggapan bahwa wilayah kita sangatlah sempit. Nurani kita,cakrawala berpikir kita yang sering kali diperalat bangsa barat. Kalo diibaratkan kalo sudah punya satu baju ngapain beli lagi kan masih bisa dipake. Sampai sebegitunya. Bahkan kawan ,ketika telah berada dalam wadah tertentu, ini untuk meyakinkan antum saja, misal di lembaga atau wajihah X , mereka akan cenderung melupakan wadah yang lebih luas dalam hal ini wadah Allah yaitu agama yang lurus ini Islam. 


Banyak orang Islam yang tidak percaya dengan agama yang dianutnya selama ini, dalam benak mereka islam hanyalah ritual sesaat yang tidak berefek dan kuno ketika diterapkan dimasyarakat. Sekarang pertanyaanya, kenapa dia bisa sholat ,kalo menganggap itu kuno, kenapa dia tidak membuat agama sendiri yang lebih aturanya modern versi mereka, naudzubillah mindalik. Kemudian yang perlu saya sampaikan terkait kedua paragrap diatas bahwa, semakin kita fanatik dengan salah satu wadah, baju yang kita sukai dan melupakan aturan yang ada, yang cakupanya lebih luas dari pada bajunya, sungguh mereka telah terlena dengan keindahan yang sedang dipakai, padahal dibalik itu semua ada keindahan yang jauh lebih luas yaitu surga Allah.Selanjutnya adalah krisis kepercayaan diri atau keislaman yang ada. 

Jika memang hati kita terlahir dalam islam , marilah kita kalahkan bangsa asing dengan ukhuwah ini, bukan dengan perpecahan yang semakin melebar, akhirnya apa yang dituju tak pernah terwujud. Justru mendukung misi liberal, kaum sosialis yang menjatuhkan nilai-nilai keislaman. Bangkitkan rasa keislaman kita, perkuat ukhuwah yang ada tak ada lagi perbedaan selama aqidah kita sama, ibadah kita secita dan akhlak kita satu tebarkan keadilan dan keharmonisan demi keindahan dan ketertiban dunia

No comments:

Post a Comment